Etalase menjadi salah satu bagian penting dalam toko UMKM karena berfungsi untuk menampilkan produk sekaligus membantu proses penjualan. Ukuran etalase yang tepat perlu disesuaikan dengan luas ruangan, jenis produk, jumlah barang, dan posisi etalase.
Etalase yang terlalu besar dapat membuat toko terasa sempit, sedangkan etalase yang terlalu kecil membuat ruang display tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Berapa Ukuran Etalase Toko yang Ideal?
Tidak ada satu ukuran yang berlaku untuk semua toko. Namun, sebagai gambaran umum, etalase toko UMKM dapat dibuat dengan ukuran:
- Panjang: sekitar 80–200 cm
- Lebar/kedalaman: sekitar 40–60 cm
- Tinggi: sekitar 80–120 cm
Ukuran tersebut masih dapat disesuaikan dengan jenis produk dan kondisi ruangan.
Untuk toko yang memiliki ruang terbatas, etalase dengan kedalaman lebih kecil dapat membantu menjaga area berjalan tetap luas.
1. Sesuaikan dengan Luas Toko
Sebelum menentukan ukuran etalase, ukur terlebih dahulu luas area toko.
Perhatikan posisi:
- Pintu masuk.
- Kasir.
- Rak display.
- Dinding.
- Jalur pelanggan.
- Area penyimpanan.
Jangan sampai etalase mengambil terlalu banyak ruang dan menghambat pergerakan pelanggan.
2. Sesuaikan dengan Jenis Produk
Jenis barang yang dijual sangat menentukan ukuran etalase.
Etalase Makanan
Untuk makanan ringan, kue, atau produk kemasan, etalase dapat menggunakan beberapa tingkat agar produk lebih mudah terlihat.
Etalase Aksesori
Produk berukuran kecil dapat menggunakan etalase dengan banyak kompartemen sehingga barang dapat dipisahkan dengan rapi.
Etalase Elektronik
Produk elektronik membutuhkan ruang display yang lebih luas serta konstruksi yang stabil untuk menahan bobot barang.
Etalase Fashion
Etalase dapat digunakan untuk menampilkan produk pilihan atau aksesori, sementara produk utama dapat menggunakan rak dan gantungan.
3. Perhatikan Tinggi Etalase
Tinggi etalase perlu mempertimbangkan kenyamanan pelanggan saat melihat dan mengambil produk.
Etalase yang terlalu tinggi dapat menyulitkan pelanggan melihat bagian dalam. Sebaliknya, etalase yang terlalu rendah mungkin kurang efektif jika digunakan sebagai area display utama.
Untuk etalase yang juga berfungsi sebagai meja pelayanan atau kasir, tinggi perlu disesuaikan dengan aktivitas pengguna.
4. Tentukan Kedalaman Etalase
Kedalaman menentukan kapasitas barang yang dapat ditampilkan.
Untuk produk kecil, etalase tidak perlu terlalu dalam. Sementara barang berukuran besar membutuhkan ruang yang lebih luas.
Hindari membuat etalase terlalu dalam hanya untuk menambah kapasitas karena bagian belakang produk dapat sulit dilihat atau dijangkau.
5. Pilih Panjang Etalase Berdasarkan Area Tersedia
Panjang etalase sebaiknya mengikuti area dinding atau lokasi pemasangannya.
Misalnya, jika tersedia dinding sepanjang 2 meter, etalase dapat dibuat mendekati ukuran tersebut tanpa mengganggu akses ke area lain.
Untuk toko kecil, beberapa etalase berukuran lebih pendek terkadang lebih fleksibel daripada satu etalase yang terlalu panjang.
6. Perhatikan Kapasitas Produk
Hitung jumlah produk yang ingin ditampilkan sebelum menentukan ukuran etalase.
Jika produk yang ditampilkan terlalu banyak, etalase akan terlihat penuh. Sebaliknya, etalase yang terlalu besar dengan sedikit produk dapat terlihat kosong.
Idealnya, produk memiliki ruang yang cukup agar masing-masing barang atau kelompok produk tetap mudah dilihat.
7. Gunakan Etalase Bertingkat
Etalase bertingkat dapat meningkatkan kapasitas display tanpa memperbesar panjang atau lebar etalase.
Tingkat yang berbeda dapat digunakan untuk mengelompokkan produk berdasarkan jenis, ukuran, atau harga.
Susunan bertingkat juga membuat produk di bagian belakang tetap dapat terlihat.
8. Sesuaikan dengan Jalur Pelanggan
Ukuran etalase harus memperhitungkan ruang yang dibutuhkan pelanggan untuk berjalan.
Jangan sampai posisi etalase membuat pelanggan harus berdesakan atau kesulitan mengambil barang.
Pada toko kecil, penggunaan etalase yang lebih ramping dapat menjadi pilihan untuk menjaga sirkulasi tetap nyaman.
9. Pertimbangkan Fungsi Etalase
Etalase tidak selalu hanya digunakan untuk display.
Beberapa UMKM membutuhkan etalase yang juga berfungsi sebagai:
- Meja kasir.
- Meja pelayanan.
- Tempat penyimpanan.
- Area packing.
- Tempat menyimpan stok.
Jika memiliki beberapa fungsi, desain dan ukuran etalase perlu disesuaikan sejak awal.
10. Pilih Material yang Sesuai
Material etalase harus disesuaikan dengan jenis produk dan tingkat penggunaan.
Untuk UMKM yang membutuhkan konstruksi kokoh, rangka besi dapat dikombinasikan dengan kaca, akrilik, kayu, atau material lainnya.
Besi juga dapat difabrikasi sesuai ukuran dan desain yang dibutuhkan.
Etalase Besi Custom untuk UMKM
Jika ukuran toko atau produk memiliki kebutuhan khusus, etalase besi custom dapat menjadi pilihan.
Etalase dapat dibuat sesuai:
- Panjang area yang tersedia.
- Tinggi yang dibutuhkan.
- Kedalaman display.
- Jumlah tingkat.
- Ukuran produk.
- Kapasitas penyimpanan.
- Konsep desain toko.
Dengan sistem custom, ukuran etalase dapat disesuaikan agar tidak ada terlalu banyak ruang yang terbuang.
Contoh Ukuran Etalase Berdasarkan Luas Toko
Toko Sangat Kecil
Untuk toko dengan ruang terbatas, etalase sekitar 80–120 cm dapat digunakan agar tidak terlalu banyak mengambil area lantai.
Toko Ukuran Sedang
Etalase sekitar 120–180 cm dapat digunakan jika tersedia area display yang lebih luas.
Toko Lebih Luas
Etalase dengan panjang 180–200 cm atau lebih dapat dipertimbangkan jika kebutuhan display cukup besar dan sirkulasi pelanggan tetap nyaman.
Ukuran tersebut hanya sebagai gambaran. Kondisi ruangan dan jenis produk tetap menjadi pertimbangan utama.
Kesalahan Saat Menentukan Ukuran Etalase
Beberapa kesalahan yang sering terjadi antara lain:
- Membuat etalase terlalu besar.
- Tidak mengukur ruangan terlebih dahulu.
- Tidak memperhitungkan jalur pelanggan.
- Mengabaikan ukuran produk.
- Membuat etalase terlalu dalam.
- Tidak memperhitungkan kapasitas penyimpanan.
- Tidak menyesuaikan tinggi etalase dengan fungsi penggunaannya.
Tips Memilih Etalase untuk UMKM
Sebelum membuat atau membeli etalase, tentukan terlebih dahulu:
- Luas area yang tersedia.
- Jenis produk yang akan ditampilkan.
- Jumlah produk.
- Ukuran produk.
- Fungsi etalase.
- Kapasitas penyimpanan.
- Material yang dibutuhkan.
- Konsep desain toko.
- Budget pembuatan.
- Ruang yang harus tetap tersedia untuk pelanggan.
Ukuran etalase toko yang ideal untuk UMKM bergantung pada luas toko, jenis produk, kapasitas display, dan fungsi etalase. Sebagai gambaran, etalase dapat memiliki panjang sekitar 80–200 cm, kedalaman 40–60 cm, dan tinggi 80–120 cm, tetapi ukuran tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
Untuk toko dengan ruang terbatas atau layout khusus, etalase besi custom dapat dibuat berdasarkan ukuran lokasi dan jenis produk. Dengan ukuran yang tepat, etalase dapat memaksimalkan area display tanpa mengganggu kenyamanan pelanggan.