Prolasindo Jaya Mandiri

Perbedaan Besi Galvanis dan Galvalum

Daftar Isi

Besi galvanis dan galvalum merupakan dua jenis material yang banyak digunakan dalam dunia konstruksi dan fabrikasi. Keduanya sama-sama memiliki lapisan pelindung yang membuat material lebih tahan terhadap korosi dibandingkan besi biasa. Namun, meskipun terlihat mirip, keduanya memiliki komposisi, karakteristik, dan penggunaan yang berbeda.

Memahami perbedaan besi galvanis dan galvalum akan membantu Anda menentukan material yang paling sesuai untuk kebutuhan proyek, baik untuk rumah tinggal, bangunan komersial, maupun industri.

Apa Itu Besi Galvanis?

Besi galvanis adalah baja atau besi yang dilapisi seng (zinc) melalui proses galvanisasi. Lapisan seng ini berfungsi sebagai pelindung yang mengurangi risiko karat akibat paparan udara dan kelembapan.

Material ini banyak digunakan pada:

  • Pagar besi.
  • Kanopi.
  • Railing.
  • Carport.
  • Pintu besi.
  • Struktur luar ruangan.

Keunggulan utama besi galvanis adalah daya tahannya terhadap korosi dan kemudahan dalam proses pengelasan serta fabrikasi.

Apa Itu Galvalum?

Galvalum adalah baja ringan yang dilapisi campuran beberapa material, umumnya terdiri dari:

  • Aluminium.
  • Seng (zinc).
  • Silikon.

Kombinasi tersebut membuat galvalum memiliki ketahanan korosi yang sangat baik sekaligus bobot yang lebih ringan dibandingkan banyak material konstruksi lainnya.

Galvalum sering digunakan untuk:

  • Rangka atap.
  • Rangka plafon.
  • Dinding partisi.
  • Penutup bangunan.
  • Konstruksi ringan.

Perbedaan Besi Galvanis dan Galvalum

Aspek Besi Galvanis Galvalum
Lapisan pelindung Seng (zinc) Aluminium, seng, dan silikon
Ketahanan karat Sangat baik Sangat baik, terutama pada kondisi tertentu
Kekuatan struktur Lebih cocok untuk konstruksi fabrikasi Lebih cocok untuk konstruksi ringan
Bobot Lebih berat Lebih ringan
Kemudahan pengelasan Sangat baik Memerlukan perlakuan khusus pada beberapa aplikasi
Penggunaan Pagar, kanopi, carport, railing Rangka atap, plafon, dinding

Mana yang Lebih Tahan Karat?

Keduanya memiliki ketahanan terhadap korosi yang baik. Namun, galvalum umumnya memiliki ketahanan lebih tinggi terhadap oksidasi pada permukaan karena kandungan aluminium dalam lapisannya.

Di sisi lain, besi galvanis lebih banyak dipilih untuk produk fabrikasi seperti pagar, kanopi, atau railing karena lebih mudah diproses, dilas, dan dibentuk menjadi berbagai desain custom.

Mana yang Lebih Kuat?

Jika digunakan untuk produk fabrikasi yang membutuhkan proses pemotongan, pengelasan, dan perakitan, besi galvanis lebih sering menjadi pilihan karena karakter materialnya mendukung proses tersebut.

Sementara itu, galvalum lebih unggul pada aplikasi konstruksi ringan seperti rangka atap atau plafon yang mengutamakan bobot ringan dan ketahanan terhadap korosi.

Faktor yang Perlu Dipertimbangkan

Sebelum memilih material, pertimbangkan beberapa hal berikut:

  • Fungsi dan jenis konstruksi.
  • Beban yang akan ditopang.
  • Lokasi pemasangan (indoor atau outdoor).
  • Tingkat kelembapan lingkungan.
  • Anggaran proyek.
  • Kemudahan proses fabrikasi dan pemasangan.

Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, Anda dapat memilih material yang lebih sesuai dengan kebutuhan.

Tips Memilih Material yang Tepat

Agar hasil proyek lebih optimal, lakukan beberapa langkah berikut:

  • Sesuaikan material dengan fungsi konstruksi.
  • Pilih material berkualitas dari pemasok terpercaya.
  • Gunakan finishing tambahan seperti cat antikarat atau powder coating bila diperlukan.
  • Konsultasikan kebutuhan proyek dengan tenaga profesional sebelum proses fabrikasi dimulai.

Mengapa Memilih Prolasindo?

Prolasindo melayani berbagai kebutuhan fabrikasi besi custom dengan pemilihan material yang disesuaikan dengan fungsi dan spesifikasi proyek. Tim kami akan membantu menentukan apakah besi galvanis, besi hollow, stainless steel, atau material lainnya lebih sesuai untuk kebutuhan Anda.

Dengan workshop sendiri dan tenaga berpengalaman, Prolasindo mengerjakan berbagai produk seperti:

  • Kanopi.
  • Pagar besi.
  • Carport.
  • Tangga besi.
  • Balkon.
  • Mezzanine.
  • Rak gudang.
  • Letter sign.
  • Billboard.
  • Struktur videotron.
  • Berbagai konstruksi besi custom lainnya.

Besi galvanis dan galvalum sama-sama memiliki keunggulan dalam hal ketahanan terhadap korosi, tetapi dirancang untuk kebutuhan yang berbeda. Besi galvanis lebih cocok untuk berbagai produk fabrikasi seperti pagar, kanopi, dan carport karena mudah dilas dan dibentuk. Sementara itu, galvalum lebih banyak digunakan untuk konstruksi ringan seperti rangka atap dan plafon. Memilih material yang tepat sejak awal akan membantu menghasilkan konstruksi yang lebih kuat, efisien, dan tahan lama.

Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial