Kesalahan umum dalam pembuatan konstruksi besi sering terjadi tanpa disadari, baik pada proyek rumah maupun bangunan komersial. Padahal, kesalahan kecil dalam proses pemilihan material, pengelasan, hingga finishing dapat berdampak besar pada kekuatan, keamanan, dan umur pakai konstruksi besi itu sendiri.
Mengapa Kesalahan Konstruksi Besi Harus Dihindari?
Konstruksi besi digunakan untuk berbagai elemen penting seperti pagar, kanopi, railing, hingga rangka bangunan. Jika pengerjaannya tidak sesuai standar, risiko yang bisa muncul antara lain:
-
Struktur mudah berkarat
-
Sambungan las cepat retak
-
Konstruksi tidak stabil
-
Biaya perbaikan membengkak
Karena itu, memahami kesalahan yang sering terjadi menjadi langkah awal untuk mendapatkan hasil yang berkualitas.
Kesalahan Umum dalam Pembuatan Konstruksi Besi
1. Menggunakan Material Besi Berkualitas Rendah
Banyak orang tergiur harga murah tanpa mempertimbangkan kualitas besi. Material yang terlalu tipis atau tidak sesuai standar akan lebih mudah melengkung, berkarat, dan patah.
👉 Solusi: Gunakan besi dengan ketebalan dan spesifikasi yang sesuai kebutuhan konstruksi.
2. Teknik Pengelasan yang Tidak Tepat
Hasil las yang tidak rata, berpori, atau tidak menyatu sempurna akan melemahkan sambungan.
Kesalahan ini biasanya disebabkan oleh:
-
Tukang las kurang berpengalaman
-
Setting mesin las tidak tepat
-
Material tidak dibersihkan sebelum dilas
3. Desain Konstruksi Tidak Memperhitungkan Beban
Konstruksi besi harus disesuaikan dengan fungsi dan beban yang akan ditanggung. Kesalahan perhitungan beban sering menyebabkan kanopi melengkung atau pagar mudah goyah.
4. Tidak Menggunakan Pelindung Anti Karat
Besi yang dibiarkan tanpa cat dasar atau finishing anti karat akan cepat mengalami korosi, terutama di lingkungan lembap atau sering terkena hujan.
👉 Kesalahan fatal: Langsung mengecat tanpa primer anti karat.
5. Finishing yang Asal-asalan
Finishing bukan hanya soal tampilan, tapi juga perlindungan. Cat yang terlalu tipis atau tidak merata membuat besi cepat rusak.
6. Mengabaikan Detail Sambungan dan Baut
Sambungan baut atau titik las yang tidak dicek ulang bisa menjadi titik lemah konstruksi. Dalam jangka panjang, bagian ini paling cepat mengalami kerusakan.
7. Tidak Melakukan Perawatan Berkala
Banyak orang menganggap konstruksi besi tidak perlu dirawat. Padahal, pemeriksaan rutin dapat mencegah kerusakan besar sejak dini.
Cara Menghindari Kesalahan Konstruksi Besi
Agar konstruksi besi lebih awet dan aman, lakukan hal berikut:
-
Gunakan material berkualitas
-
Percayakan pengerjaan pada bengkel las profesional
-
Pastikan desain sesuai fungsi dan beban
-
Gunakan cat dan finishing anti karat
-
Lakukan perawatan secara berkala
Kesimpulan
Kesalahan umum dalam pembuatan konstruksi besi dapat berdampak serius pada kekuatan dan keamanan bangunan. Dengan perencanaan yang tepat, material berkualitas, dan pengerjaan profesional, konstruksi besi dapat bertahan lama, kuat, dan tetap aman digunakan.
Ingin konstruksi besi yang kuat, rapi, dan tahan lama tanpa kesalahan fatal?
Percayakan pembuatan pagar, kanopi, railing, dan berbagai konstruksi besi Anda kepada tenaga berpengalaman.